Pages

Pemahaman Konsep ARP (Address Resolution Protocol)

Jika pada sebuah LAN terdapat beberapa host yang saling terhubung melalui switch layer 2, dimana seperti yang kita ketahui dalam layer 2 OSI komunikasi antara source dan destination hanya berdasarkan alamat fisik atau MAC address. Di karenakan Data Link layer tidak mengenali alamat IP, lalu bagaimana cara agar paket bisa sampai ke host tujuan sementara informasi yang diketahui hanya alamat IP host tujuan dan pada header paket, pengalamatan yang dikenali adalah alamat IP? Disinilah kita membutuhkan ARP (Address Resolution Protocol).

ARP (Address Resolution Protocol) merupakan protokol untuk mendapatkan informasi alamat fisik (MAC address) berdasarkan informasi alamat IP. Ketika suatu host mengirim paket menggunakan alamat IP host tujuan, switch akan memeriksa entry pada ARP table untuk mencocokan Alamat IP dengan MAC address tujuan. ARP table berisi informasi pemetaan antara IP address dengan MAC address. Untuk lebih jelasnya perhatikan topologi berikut.

Gambar 1 ARP Table on Cisco switch.

Dari topologi diatas, kita dapat melihat pemetaan antara alamat IP dengan MAC address tiap host. Jika alamat IP host tujuan belum ada di ARP table, maka host pengirim akan melakukan broadcast ke semua host di dalam LAN untuk mencari tahu host mana pemilik alamat IP tujuan. Misalnya host 1 mengirim paket ke alamat IP tujuan 10.0.0.3, asumsikan IP 10.0.0.3 belum ada di ARP table. Jika 10.0.0.3 belum ada di ARP table,  maka host 1 akan melakukan broadcast untuk mencari tahu siapa pemilik IP 10.0.0.3. Karena host 3 adalah pemilik IP 10.0.0.3, maka host 3 akan menerima paket dari host 1 dan host 3 akan melakukan reply ke host 1 dengan menyertai informasi MAC address : 0001.97C9.889A dan di masukkan ke ARP table pada switch. Jika sewaktu-waktu host 1 mengirim paket lagi ke IP 10.0.0.3, host 1 tidak perlu melakukan broadcast lagi karena MAC address host 3 sudah ada di entry ARP table dan paket akan diterima oleh host 3. Begitu juga jika host 1 mengirim paket ke IP 10.0.0.2 atau 10.0.0.4, kalau IP host tersebut belum ada di entry ARP table, maka host 1 akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan ketika mengirim paket ke IP 10.0.0.3.

ARP Table bersifat dinamis, artinya jika ada host yang di ganti dengan mesin baru tentu MAC address host tersebut akan berganti. Jika host tersebut mengirim atau menerima paket, maka MAC address host tersebut akan menggantikan MAC address mesin lama pada entry ARP table.

0 comments:

Post a Comment